7 HAL INI BISA BIKIN RESELLER TAMBAH BETAH SAMA KAMU

 

 

 

 

 

 

Salah satu kunci berhasilnya penjualan agen adalah reseller. Buat seorang agen, menjaga reseller biar nggak kabur perlu usaha yang besar. Nggak gampang lho bikin reseller betah sama seorang agen. Tanpa komunikasi dan ikatan bagus, pasti susah ngejalinnya. Nah, kali ini Bonju mau kasih tips biar reseller tetap betah sama kita (agen) dan nggak kabur. Pssstt, tips ini udah bisa bikin seorang agen ngehabisin stok 500 pcs cuma dalam 2 minggu. Emejing nggak tuh?! Daripada lama, udah baca aja sampai selesai yaaa.

  1. Rutin Kasih Kabar

Nggak perlu tiap hari, 2-3 kali seminggu aja. Tanyain kabar, minimal say hello. Dari yang awalnya cuma tanya kabar, bisa juga dilanjutin berbagi info dan tips. Tanyain ada kendala apa dengan penjualan. Nah, jadinya sebagai agen, kita nggak terkesan cuma perlu uangnya aja. Hehe….

2. Support

Lewat tanya kabar, lanjutin dengan nawarin bantuan. Misal reseller perlu desain promosi, agen bisa kasih bantuan buat desainnya. Kece kan…. Nanti agen tinggal hubungi tim pusat buat bikin desainnya (tapi jangan mendadak). Bantu mereka juga jika ada kendala penjualan. Agen bisa tanyain ke tim pusat, pasti dikasih solusi.

3.Buat Grup

Buat grup reseller, agar bisa lebih enak tuh komunikasinya. Grup bisa dimanfaatin buat bagi-bagi tips-trik, info, juga materi promosi. Manfaatin grup dengan efektif.

4. Buat Kompetisi

Kalau udah bisa kelola reseller dengan ciamik, bangkitin semangat reseller lewat kompetisi. Bisa dengan best reseller (penjualan terbanyak), kasih target penjualan tiap bulan, atau sistem poin. Misal per minggu ditarget penjualan 10 pcs, berapa tuh hasilnya kalau punya 20 reseller?! Atau kasih poin 1 untuk penjualan 5 pcs. Setelah 10 poin, bisa ditukerin sama free pcs atau merchandise

5. Reward

Kasih reward yang menggiurkan lewat kompetisi seperti di atas. Tapi sesuaikan dengan kemampuan ya….

6. Buat Rekap Harian dan Bulanan

Dengan bikin rekap harian dan bulanan, agen bisa tau reseller mana yang penjualannya baik. Kalau ada yang kurang, bisa dikasih tips dari reseller yang penjualannya baik.

7. Gathering atau Kopdar

Kumpul-kumpul sesekali. Nggak perlu mewah, sederhana aja, kayak ketemuan di Car Free Day. Ngobrol-ngobrol biar lebih akrab sama para reseller.

 

Dengan tips di atas, agen bisa punya ikatan lebih kuat dengan para reseller. Reseller adalah aset berharga buat agen yang harus dirawat dan kelola. Jangan cuma nyuruh beli terus ditinggalin ya. Hehe….

 

 

 

 

 

JANGAN BIARKAN UANG THR-MU LENYAP!

Hai hai, berhubung Lebaran udah deket, Bonju mau kasih tips nih gimana cara atur porsi THR buat Lebaran. Tips biar THRmu nggak lenyap tiba-tiba tanpa bisa dilacak. Caranya, bagi porsi THRmu selama Lebaran menjadi 4 bagian:

1.KEPERLUAN MUDIKBagian ini paling penting untuk disiapin. Biaya perjalanan (tiket/ongkos) dan hal-hal yang berhubungan dengan perjalanan, kayak camilan, minuman, dan biaya jalan tol, masuk dalam bagian ini. Kalau pakai kendaraan pribadi, biaya servis kendaraan juga harus disiapin. Bisalah kalau 35% THR untuk bagian ini.

2. BELANJA
Oleh-oleh jadi hal wajib untuk dibawa saat Lebaran. Jadi, harus siap biaya yang nggak kalah besar. Ditambah kalau kamu mau beli baju baru dan bahan-bahan buat masak besar, harus pintar-pintar hitungnya. Siapin 25% untuk bagian ini.

3. SEDEKAH
Yang nggak boleh dilupain, bagian untuk sedekah. Selain untuk zakat fitrah, sedekah yang lain tak salah untuk dikeluarkan, kayak berbagi sembako atau ngasih amplop ke saudara-saudara. Hehe…. Sekitar 20% bisa kamu anggarkan untuk ini.

4. INVESTASI
Yang terakhir, investasi. Uangmu jangan dihabiskan semua untuk Lebaran. Sisihkan sebagian untuk coba diinvestasikan. Cara yang paling sederhana adalah dengan menggunakannya sebagai modal usaha, misal jualan camilan kekinian yang banyak dicari orang. Apalagi pas momen Lebaran dan syawalan, pasti banyak yang minat. Sisa 20% dari THRmu bisa untuk bagian ini.

4 Keuntungan Datang Bukber yang Bisa Bikin Bisnismu Melejit

 

 

 

 

 

Wah, nggak kerasa udah sampai di tengah bulan Ramadhan ya. Udah ada berapa undangan bukber (buka bersama) yang dateng? Hehe…. Bukber sama temen kerja, temen kuliah, temen sekolah, juga temen yang baru sekali ketemu. Atau mungkin ada yang dapet undangan bukber sama temen playgroup atau TK? Haha…..

Kata orang, dateng bukber kayak gitu kadang bikin deg-degan. Banyak hal yang bisa terjadi. Dari ketemu sama mantan, ditanyain “kok masih jomblo?”, sampai canggung mau ngobrol apa (udah lama nggak ketemu sih). Tapi kalau kamu punya bisnis/usaha, bukber adalah kesempatan emas untuk bikin bisnismu berkembang. Lho emang apa hubungannya? Baca 4 keuntungan dateng bukber ini sampai selesai.

  1. Target Udah Berkumpul

Nggak kayak jualan di media sosial atau bazar, target yang bisa ditawari di acara bukber udah ngumpul. Kalau di medsos atau bazar, kita musti banyak promosi atau teriak-teriak. Tapi kalau di bukber, cukup tunjukin barang (kalau bisa dibawa) atau katalog (foto) sambil ngobrol biasa. Selipin promo terselubung pas ngobrol. Nah, orang lain yang liat juga bakal penasaran sama apa yang kamu jual. Tapi inget, jangan ganggu acara ya. Hehe….

  1. Tahu Cara Komunikasi

Karena yang dateng bukber temen kita sendiri, pasti kita udah biasa ngobrol sama mereka. Pastinya kita tau cara komunikasi sama mereka. Entah secara serius, sambil bercanda, atau pemaksaan halus. Kita nggak perlu jadi orang lain untuk promosi. Jadi diri sendiri, dengan caramu sendiri, dan ikuti alur obrolan. Siip….

  1. Promosi Mulut ke Mulut

Misal pas bukber nggak ada yang tertarik beli, nggak masalah. Asal barang dan cara promosimu menarik, pasti kamu bakal diinget. Nah, setelah mereka pulang dan ada yang tanya “eh, aku mau beli ini nih, di mana ya tempatnya?, temenmu pasti bakal rekomendasiin jualanmu (kalau yang mau dibeli emang barang yang kamu jual ya, hehe….). Jadi, buatlah promosi semenarik mungkin saat bukber biar diinget. Tapi sekali lagi, jangan sampai ganggu acara.

  1. Dapet Temen Bisnis

Nah ini nih yang paling penting. Bisa jadi temenmu tertarik dengan bisnismu dan mau gabung. Entah nambahin modal (investasi), jadi reseller, atau sekadar promosi gratis. Atau yang lebih penting adalah kalau ada temenmu yang udah sukses dalam bisnis. Kita bisa tanya tips dan trik ngembangin bisnis ke dia. Sesama temen biasanya nggak perlu ada biaya konsultasi. Haha….

 

Itu dia 4 keuntungan dateng bukber yang bisa bikin bisnismu melejit. Jadi, jangan ragu lagi ya kalau dapet undangan bukber. Langsung berangkat! Gaspol biar bisnismu melejit. Eitss, tapi jangan sampai ganggu acara bukbernya ya. Hahaha….

Nikmatnya Jualan


Banyak pengalaman luar biasa yang pernah Bonju denger dan baca, bahkan Bonju saksiin langsung. Pengalaman tentang misteriusnya rezeki dan nikmatnya perjuangan, seperti cerita yang mau Bonju ceritain ini. Pengalaman ini adalah cerita nyata yang dialami salah satu agen dari Surabaya, yaitu Kak Lidya.
Kak Lidya udah jadi agen sejak tahun 2014. Awal mula kenal Makaroni Bonju itu karena penasaran setelah dikasih tau oleh masnya. Karena tak tahan dengan rasa penasaran, Kak Lidya mutusin buat coba beli ke agen terdekat, yaitu agen Sidoarjo. First impression yang dirasain “snack ini lain dari yang lain”. Nggak mau Makaroni Bonju cuma dinikmatin sendiri, Kak Lidya coba-coba buat promo. Alhamdulillah, kali pertama jualan bisa laku 35 pcs.
Waktu terus berlalu. Dengan hasil jualan yang semakin bagus dan support dari masnya (sekarang jadi agen Balikpapan), Kak Lidya mantap untuk beralih menjadi agen. Sampai sekarang, banyak hal yang udah Kak Lidya rasain selama jadi agen Makaroni Bonju. Mulai dari CODan tapi di tengah jalan malah dibatalin, sampai konsumen yang nggak transfer padahal barang sudah dikirim. Pengalaman yang bikin deg-degan juga pernah dialamin lho. Waktu buru-buru nganterin pesanan ke bandara (penerbangan pagi), Kak Lidya nggak bawa dompet dan STNK. Pas ada pemeriksaan cuma bisa pasrah. Nggak sengaja Kak LIdya nemu 2 bungkus Makaroni Bonju di joknya, dikasih deh ke petugasnya. Eh diterima, dan nggak nyangkanya malah jadi reseller. Hahaha…..
Selain pengalaman yang bisa dibilang nggak mengenakkan itu, ada juga pengalaman bahagia. Kak Lidya pernah diterima bekerja sebagai marketing umroh karena pas wawancara cerita tentang pengalamannya jualan Makaroni Bonju. Wuih, dari marketing camilan bisa jadi marketing umroh…..
Hasil penjualan yang didapat selama jualan Makaroni Bonju sangatlah “gila”. Keuntungan yang didapat banyak banget. Nggak cuma berwujud uang lho, tapi juga berwujud manusia. Lho, maksudnya? Kak Lidya jadi kenal banyak orang. Dari teman lama yang ketemu lagi, sampai teman baru yang bikin silaturrahim jadi makin luas. Banyak karakter yang Kak Lidya temui, dari yang super baik sampai yang jutek gas pol. Tapi ya namanya jualan, hal-hal kayak gitu malah bikin mental terasah biar bisa kasih pelayanan yang lebih baik.
Pernah juga lho Kak Lidya komplain karena di daerahnya muncul agen baru. Padahal Kak Lidya yang buka pasar, tapi agen baru yang tinggal nikmatin. Tapi Kak Lidya percaya kalau rezeki itu nggak akan tertutup cuma karena munculnya agen baru. Tetap berusaha, kerja keras, dan jangan lupa berdoa. Dan nyatanya, malah penjualan Kak Lidya meningkat drastis. Beberapa kali Kak Lidya juga jadi agen terbaik dan dapat reward menggiurkan lho…..
Gimana menurutmu? Hasil nggak bakal mengkhianati kerja keras kita. Yang harus dilakuin adalah terus berusaha dan jangan lupa berdoa. Kayak Kak Lidya, yang bisa nikmatin jualan dengan banyak cerita yang seru.

Lihat Air Matanya…

Sering kita dengar berita tentang orang sukses. Mungkin malah udah terlalu sering. Mulai dari anak muda yang sukses juara olimpiade sains, ibu rumah tangga yang sukses berwirausaha, sampai kakek usia senja yang sukses dapat penghargaan Nobel.

Pas dengar berita tentang kesuksesan, nggak sadar kita akan tertarik dan fokus sama apa yang mereka dapat. Lalu nggak sadar juga, kita jadi bilang “Wah, enak ya sukses kayak mereka”. Dan pada akhirnya, kita tetap fokus sama apa yang mereka udah dapat.

Sukses itu bukan jalan singkat, bukan juga hadiah ajaib yang jatuh dari langit cuma lewat doa. Sukses itu diusahakan, dijalani sepenuh hati. Kalau kita cuma tertarik sama apa yang orang sukses dapat, kita bakalan nggak tau gimana cara mereka sukses. Kita cuma berharap sukses tanpa tau pengorbanan yang harusnya dilakuin.

Banyak orang sukses yang mulai semuanya dari 0, bahkan dari minus. Mereka berusaha merangkak, lalu pelan-pelan lari. Ada jatuh-bangun yang harus dilalui, bukan semata-mata usaha dikit lalu sukses. Ada air mata yang harus mereka keluarin dalam usahanya, bukan hanya berdoa sebelum tidur lalu bangun pagi jadi orang sukses.

Tertariklah sama air mata yang dikeluarin orang sukses. Itu bakalan bikin kita ngerti betapa kerasnya usaha biar jadi orang sukses. Kalau kita hanya fokus sama hasil, pas hasilnya nggak didapat, kita pasti kecewa dan down banget. Itu bukan karena kita nggak mampu, tapi karena kita nggak tau caranya jadi orang sukses. Kita hanya fokus sama enaknya aja.

Mulai sekarang pas dengar berita tentang orang sukses, cari tau seberapa sering dia nangis saat gagal, karena itu bisa bikin hati kita bilang “Dia kuat dan bisa sukses, aku juga pasti bisa!”.

UBAH MINDSET, RAIH TARGET

Dari gambar di atas, kita bisa dapet ilmu tentang gimana cara jualan. Mungkin banyak orang bilang nggak bisa jualan, nggak punya pengalaman jualan, atau nggak pinter ngomong, tapi dengan mengubah mindset, kita ternyata bisa tuh jualan. Nah setelah sedikit-sedikit bisa jualan, jangan berfokus pada “Nanti ada yang beli nggak ya?”. Fokus aja dengan cara jualan dan target yang pengen kita tuju. Tawarkan barang yang kita jual kepada orang yang tepat, dijamin pasti ada yang beli. Contoh nih, kita jual pulpen ke orang yang butuh pulpen untuk segera tanda tangan berkas, pasti orang itu beli.

Di zaman digital yang udah banyak banget orang jualan secara online ini, kadang tanpa sadar kita mempromosikan jualan kita ke orang yang kurang tepat. Ujung-ujungnya mereka nggak butuh barang jualan kita. Contohnya kita jualan flat shoes khusus cewek lewat iklan paid promote, tapi di akun IG yang 70% followers-nya cowok. Aduh… Boro-boro dibeli, diliat aja mungkin juga nggak.

Kalau tempat promo udah bener dan mulai ada yang tanya-tanya, jangan sia-siain database customer yang didapet. Adders Line@, nomor WA, atau alamat email customer bisa jadi aset berharga. Harus tetap di-follow up, dan bisa jadi tempat promosi jualan kita, lewat broadcast contohnya.

Selain itu, kita bisa bikin “kolam ikan” yang pas dengan barang jualan kita. Misal barang yang dijual sepatu basket, bikin aja akun IG atau fanspage Facebook yang isinya semua tentang basket. Contohnya “dramabolabasket”. Post hal-hal tentang basket, yang ringan-ringan aja, humor atau kejadian lucu. Setelah banyak yang follow atau like, mulai tuh sesekali selipin postingan barang jualan kita.

Cara lain yang bisa dilakuin adalah kerja sama dengan tempat-tempat yang cocok dengan barang jualan kita. Misal yang kita jual adalah camilan kekinian, kerja sama aja dengan tempat nongkrong harga terjangkau yang sedang hitz. Tapi diliat dulu target jualan kita pas atau nggak. Kalau yang nongkrong kebanyakan remaja yang seneng ngopi dan ngobrol sambil ngemil manja atau kalau yang dateng kebanyakan orang yang sibuk sama tugas dan kerjaan, bisa tuh tempat nongkrong diajak kerja sama.

Jadi kesimpulannya, jangan ngerasa nggak bisa jualan. Coba saja dulu. Setelah mulai bisa jualan, tawarkan barang jualan kita di tempat dan kepada orang yang tepat. Dijamin deh, kalau emang rezeki, pembeli pasti berjubel beli barang jualan kita. Jangan tunda ubah mindset kalau pengen cepat raih target.

WOW!!! REWARD CAKEP

 

Bulan sudah berganti nih, dan bulan baru siap dijalani. Happy February……j Seperti bulan-bulan lalu, reward menggiurkan untuk bulan ini ada lagi. Lho reward apa sih???? Gini-gini, Bonju jelasin….

Di Makaroni Bonju, selain kamu bisa dapat keuntungan lewat jualan sebagai agen, tiap bulan kamu bisa dapat reward juga. Setiap order dengan total 900 pcs di tiap bulan, kamu akan langsung dapat cashback senilai Rp300.000,-. Langsung tanpa diundi. Tidak ada batasan jumlah orang, semua berhak dapat reward ini…..

Masih ragu dan belum percaya??? Bonju kasih buktinya nih.

Di bulan Januari ada 5 agen yang berhasil dapat reward ini (psst, semuanya Srikandhi lho). Yang pertama, ada Kak Indharti dari Pamekasan Madura yang comeback dengan performa terbaiknya. Kedua ada Kak Shena dari Bekasi. Setelah bulan November kemarin jadi best agen, bulan Januari ini dapat reward lagi lho. Keren kan…..

Agen ketiga ada Kak Wilda, agen dari Kediri. Kakak yang satu ini cukup konsisten. Masuk 3 besar best agen Desember, bulan Januari ini penjualan justru semakin meningkat. Di agen keempat ada Kak Dewi dari Jakarta Barat. Kakak ini baru gabung jadi agen di bulan Januari, dan langsung bisa bersaing. Di detik-detik terakhir bisa tembus 900 pcs. Luar biasa dan susah dipercaya, tapi itu terjadi.

Di tempat terakhir ada Kak Febrina, agen dari Semarang. Hampir sama seperti Kak Dewi, Kak Febrina juga menembus penjualan 900 pcs di penghujung bulan. Pantas diacungi 4 jempol…..

Setelah di bulan Januari ada 5 agen yang berhasil dapat reward, mungkin saja ada lebih banyak agen yang berhasil dapat reward di bulan ini, dan bisa jadi salah satunya adalah kamu. Jadi, masih ragu untuk gabung jadi agen? Ada banyak keuntungan dan reward yang bisa kamu dapatkan lho…..

Page 4 of 7« First...23456...Last »