Mau Mulai Jualan Setelah Libur Lebaran? Kenali Tipe Konsumen Ini Dulu

Mau Mulai Jualan Setelah Libur Lebaran? Kenali Tipe Konsumen Ini Dulu | Makaroni Bonju

Libur lebaran tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun tidak ada perayaan hari raya yang heboh, tetapi tetap saja lebaran sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Indonesia untuk istirahat sejenak dari aktivitas. Nah, biasanya jualan setelah libur lebaran ini bisa booming, karena masyarakat sudah nggak sabar menantikan penawaran atau produk baru.

Menjadi masalah adalah ketika banyak kompetitormu yang memberikan penawaran dan kamu gitu-gitu aja. Sedangkan tipe konsumen juga sangat beragam. Oleh karena itu kamu harus mengenali tipe-tipe konsumen supaya bisa memilih strategi pemasaran yang tepat untuk tiap jenis konsumen. Simak sampai habis ya!

Konsumen Impulsif

Mau Mulai Jualan Setelah Libur Lebaran? Kenali Tipe Konsumen Ini Dulu | Makaroni Bonju

Bisa dibilang tipe konsumen ini adalah jenis konsumen yang paling mudah untuk kamu jadikan target utama pembeli produkmu. Biasanya mereka gampang memutuskan untuk membeli sebuah produk tanpa banyak pertimbangan. Cukup membuat mereka merasa lebih baik ketika memakai produkmu, tanpa babibu mereka bakal suka rela beli produkmu.

Konsumen Pemburu Diskon

Mau Mulai Jualan Setelah Libur Lebaran? Kenali Tipe Konsumen Ini Dulu | Makaroni Bonju

Konsumen yang senang diskon biasanya tipe orang yang senang berburu diskon di pasaran. Sebenarnya bisa jadi mereka nggak nyari produk dengan harga paling murah, tapi justru mereka tertarik atau fokus dengan label diskon pada sebuah produk. Jadi mereka hanya melihat angka diskonnya. Walaupun harga yang mereka dapatkan masih mahal, tapi kalau angka diskon yang mereka dapatkan besar ya mereka bakal puas banget.

Konsumen Setia

Mau Mulai Jualan Setelah Libur Lebaran? Kenali Tipe Konsumen Ini Dulu | Makaroni Bonju

Konsumen setia adalah konsumen yang menjadi aset terbesar bagi bisnis yang sedang kamu jalankan. Walaupun jika dihitung secara jumlah konsumen, pasti jumlah konsumen setia ini jumlahnya paling kecil dibanding tipe konsumen yang lainnya. Tapi jika kamu amati lebih dalam, pembelian yang dilakukan konsumen setia bisa mencapai 30%-40% dari omzet bisnismu. Konsumen setia lebih senang jika mendapatkan perhatian atau pelayanan yang spesial, karena mereka akan merasa lebih dihargai. Cara mudahnya, bisa kamu berikan program loyalty atau bonus khusus dadakan.

Konsumen Malas Belanja

Mau Mulai Jualan Setelah Libur Lebaran? Kenali Tipe Konsumen Ini Dulu | Makaroni Bonju

Konsumen yang terakhir ini, merupakan jenis konsumen yang sangat selektif ketika akan membeli suatu produk. Konsumen ini biasanya tidak membeli produk berdasarkan diskon atau penawaran. Mereka hanya membeli produk yang benar-benar dibutuhkan. Maka mereka nggak akan membeli sesuatu jika merasa nggak butuh. 

Itulah tadi beberapa tipe konsumen yang umumnya membeli sebuah produk. Kamu udah bisa lihat kan kira-kira gimana tipe konsumen produkmu. Memasarkan sebuah produk emang bukan pekerjaan yang sepele. Oleh karena itu, kenali jenis konsumen yang membeli produkmu dan lakukan strategi pemasaran yang paling tepat. Semoga berhasil!

Udah Mulai Nyerah Bisnis? Coba Lakukan Tips Berikut Ini!

Udah Mulai Nyerah Bisnis? Coba Lakukan Tips Berikut Ini | Makaroni Bonju

Melakukan bisnis baru sendiri bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Ada banyak proses yang harus dihadapi, yang nggak jarang fakta yang harus dihadapi tidaklah seindah harapan. Makanya banyak pebisnis yang nggak kuat dan tumbang di tengah perjalanan. Mau nggak mau, kalau kamu sudah memutuskan untuk terjun di dunia bisnis, kamu harus membangun daya tahan supaya tidak mudah menyerah terhadap setiap tantangan yang datang. Lalu, gimana sih caranya membangun daya tahan seorang pengusaha? Coba lakukan tips berikut ini ya!

Kembali Ingat Mimpi Besarmu

Udah Mulai Nyerah Bisnis? Coba Lakukan Tips Berikut Ini | Makaroni Bonju

Hal pertama yang harus kamu lakukan kalau udah mulai loyo dan nggak semangat ngejalanin bisnis adalah mengingat kembali apa sih mimpi besar yang ingin kamu capai dengan jadi pengusaha? Santai, punya mimpi yang besar bukan hal yang salah. Justru kamu harus membuat mimpi-mimpi gila yang mungkin membuat orang lain terheran-heran. Dengan kembali mengingat mimpi-mimpi yang belum tercapai, bisa membuat semangatmu kembali lagi.

Lakukan Sesuai Minat

Udah Mulai Nyerah Bisnis? Coba Lakukan Tips Berikut Ini | Makaroni Bonju

Ini yang sering dilupakan oleh kebanyakan orang ketika akan terjun dalam dunia bisnis. Banyak orang yang ikut-ikutan ketika mulai bisnis, padahal mulai bisnis itu harus sesuai dengan minat atau passion-mu. Kenapa begitu? Kalau kamu melakukan sesuai dengan minat, maka kamu nggak akan banyak memikirkan tentang keuntungan atau kerugian. Kamu akan fokus untuk konsisten berkarya sepenuh hati.

Belajar dari Pengusaha yang Sudah Sukses

Udah Mulai Nyerah Bisnis? Coba Lakukan Tips Berikut Ini | Makaroni Bonju

Pengusaha yang sudah sukses pasti sudah melewati beragam tantangan dan hambatan yang nggak gampang. Maka nggak ada salahnya kalau kamu menimba ilmu dari mereka. Pelajari pengalaman yang sudah mereka lakukan sehingga bisa jadi penyemangat dan pengingat ketika kamu menemui kesulitan.

Mintalah Restu dari Keluarga

Udah Mulai Nyerah Bisnis? Coba Lakukan Tips Berikut Ini | Makaroni Bonju

Keluarga bisa memberikan peranan penting dalam membangun motivasi dan daya juangmu berbisnis selain diri sendiri. Reaksi keluarga bisanya sedikit banyak mempengaruhi keputusan yang akan kamu ambil. Maka, meminta restu dan motivasi dari keluarga bisa kamu lakukan supaya kamu lebih semangat melanjutkan usaha.

Bijak Menghadapi Persaingan

Udah Mulai Nyerah Bisnis? Coba Lakukan Tips Berikut Ini | Makaroni Bonju

Persaingan adalah hal yang sangat wajar terjadi dalam setiap bisnis. Oleh karena itu, kalau ada orang lain yang membuka usaha atau bisanis yang sama dengan bisnismu, sebaiknya cukup disikapi dengan bijak. Nggak perlu baper yang berujung semangat turun. Justru dengan adanya pesaing, bisa menjadi acuan buat kamu mengeluarkan inovasi baru untuk bisnismu.

Jaga Loyalitas Pelanggan di Masa Pandemi dengan Cara Mudah Ini!

Jaga Loyalitas Pelanggan di Masa Pandemi dengan Cara Mudah Ini | Makaroni Bonju

Sudah banyak pelaku usaha yang mengeluhkan efek pandemi korona, mulai dari adanya pembatasan sosial, tren belanja yang berubah, daya beli konsumen yang rendah sampai ditutupnya kanal jual beli. Di sisi lain, sebagai pelaku usaha harus menjaga kepuasan dan loyalitas konsumen. Lalu langkah apa aja yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan loyalitas konsumen? Simak sampai habis ya!

Hindari Sentimen Negatif

Jaga Loyalitas Pelanggan di Masa Pandemi dengan Cara Mudah Ini | Makaroni Bonju

Hal yang paling penting untuk kamu hindari untuk tetap mendapatkan loyalitas konsumen adalah kampanye brand yang rawan menyebabkan misleading. Contohnya paling mudahnya, adalah kampanye yang bertentangan dengan saran kesehatan yang saat ini sedang digalakkan pemerintah. Jangan sampai konsumen justru memiliki penilaian negatif terhadap brand produkmu.

Tunjukkan Kepedulian

Jaga Loyalitas Pelanggan di Masa Pandemi dengan Cara Mudah Ini | Makaroni Bonju

Ketika terjadi pandemi seperti saat ini, konsumen cenderung akan mencari brand yang memperlihatkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Mereka akan mudah tersentuh dan tertanam dalam alam bawah sadarnya tentang kebaikan produkmu. Misalnya saja, kamu berikan promo gratis masker, hand sanitizer atau sabun. Jika memungkinkan, bisa juga kamu buat kampanye donasi untuk produksi APD yang nantinya disalurkan ke rumah sakit atau puskesmas.

Coba Berikan Point Loyalty

Jaga Loyalitas Pelanggan di Masa Pandemi dengan Cara Mudah Ini | Makaroni Bonju

 Metode point loyalty secara gampangnya memberikan poin pada konsumen setiap pembelian item tertentu. Walaupun sebenarnya teknik ini bisa digunakan sejak sebelum masa pandemi, nggak ada salahnya juga lho kamu gunakan teknik ini saat masa-masa sulit kayak sekarang. Konsumen akan merasa lebih untung dilihat dari sisi ekonomis. Tapi perlu diingat juga, kamu nggak harus menerapkan untuk semua produk. Jika dirasa tidak memungkinkan untuk diberikan poin, ya jangan dipaksakan.

Jangan Putus Komunikasi dengan Konsumen

Jaga Loyalitas Pelanggan di Masa Pandemi dengan Cara Mudah Ini | Makaroni Bonju

Walaupun proses bisnis tidak selancar seperti ketika sebelum pandemi, komunikasi dengan konsumen tetap harus lancar dong! Bisa lho kamu manfaatkan aplikasi supaya komunikasi dengan konsumen bisa lebih mudah. Dengan tetap menjaga komunikasi, konsumen akan merasa diperhatikan dan terlibat dalam pemulihan selama masa pandemi. 

Pastikan Standar Kesehatan Produk

Jaga Loyalitas Pelanggan di Masa Pandemi dengan Cara Mudah Ini | Makaroni Bonju

Hal terpenting untuk kamu lakukan dalam menjalankan bisnis saat masa pandemi adalah meyakinkan konsumen bahwa setiap proses produksi dari pembuatan sampai pada pengiriman menggunakan prosedur kesehatan yang disarankan. Setiap kegiatan yang kamu lakukan, harus benar-benar memperlihatkan jika perusahaanmu mengikuti setiap anjuran dari pemerintah.

Itulah tadi beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga loyalitas konsumen di masa pandemi. Satu hal yang kamu mesti ingat adalah, di masa pandemi seperti saat ini, konsumen sangat mengharapkan produk atau brand yang bisa menjadi solusi, salah satunya meningkatkan kepedulian dan kepekaan dari krisis pandemi yang tengah terjadi.

Strategi Meningkatkan Penjualan di Bulan Ramadhan

Strategi Meningkatkan Penjualan di Bulan Ramadhan | Makaroni Bonju

Bulan ramadhan adalah bulan yang sangat dinantikan oleh sebagian orang, tidak hanya umat muslim saja. Tidak sekedar semangat beribadah yang semakin meningkat, tetapi biasanya perilaku konsumsi masyarakat juga cenderung meningkat. Meskipun ramadhan kali ini berbeda dengan bulan ramadhan di tahun-tahun sebelumnya, tetap saja kebiasaan konsumerisme di Indonesia masih tergolong tinggi. 

Oleh karena itu dibutuhkan strategi yang tepat agar peluang ini tidak menjadi bumerang bagi pelaku usaha. Nah, apa aja strategi yang bisa dilakukan untuk bisa meningkatkan penjualan di bulan ramadhan ini? simak tipsnya sampai habis ya..

Pastikan Stok Produk Aman

Strategi Meningkatkan Penjualan di Bulan Ramadhan | Makaroni Bonju

Hal pertama yang harus kamu perhitungkan sebelum memasuki bulan ramadhan adalah memastikan bahwa stok produkmu cukup selama bulan ramadhan. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kekosongan produk dari lonjakan permintaan selama libur, khususnya H-7 dan H+7 Lebaran. Idealnya penambahan ketersediaan produk di masa seperti sekarang ini adalah 2 hingga 3 kali lipat. Jika kamu bisa menghabiskan stok 2 kali lipat saja sudah luar biasa.

Buat Desain/ Produk Spesial Ramadhan

Strategi Meningkatkan Penjualan di Bulan Ramadhan | Makaroni Bonju

Kamu sebagai pelaku usaha bisa memanfaatkan momen ramadhan untuk mengeluarkan produk-produk baru. Misalnya aja untuk bisnis makanan, kamu bisa mengeluarkan produk kemasan baru khusus ramadhan atau lebaran dengan penawaran yang terbatas. Hal ini bisa membuat calon konsumenmu jadi lebih tertarik untuk beli produkmu lho.

Siapkan Bundling Ramadhan

Strategi Meningkatkan Penjualan di Bulan Ramadhan | Makaroni Bonju

Langkah selanjutnya setelah kamu mengeluarkan produk khusus ramadhan adalah dengan memberikan paket promo atau bundling dengan produk yang sudah ada sebelumnya. Promo bundling biasanya lebih diminati karena konsumen akan merasa lebih untung atau lebih hemat.

Sesuaikan Jam Layanan

Strategi Meningkatkan Penjualan di Bulan Ramadhan | Makaroni Bonju

Disadari atau tidak, selama bulan ramadhan pasti banyak yang berubah termasuk salah satunya adalah jam aktif. Karena kegiatan yang berubah, biasanya konsumen akan lebih aktif pada jam-jam setelah sahur dan setelah isya. Oleh karena itu, kamu sebagai pelaku bisnis juga harus menyesuaikan jam layanan dengan konsumen. Ini supaya kamu bisa bekerja lebih efektif dan efisien. Ibaratnya kamu ngasih umpan di kkolam yang banyak ikannya, pasti bakal lebih gampang kan!

Maksimalkan Pemasaran Lewat Sosial Media

Strategi Meningkatkan Penjualan di Bulan Ramadhan | Makaroni Bonju

Entah sejak kapan, setiap bulan ramadhan pasti jam sekolah, kuliah, atau kerja kantoran pulang lebih awal. Apalagi di masa pandemi speerti sekarang ini, yang semuanya dilakukan dari rumah pasti merubah kebiasaan dari calon konsumen. Banyaknya waktu kosong yang dimiliki konsumen pasti larinya ya rebahan sambil scrolling sosial media. Oleh karena itu, sebagai pelaku usaha harus lebih peka dan memanfaatkan momentum ini dnegan melakukan pemasaran lewat sosial media. Nah, untuk pembahasan optimalisasi jualan lewat sosial media khususnya Instagram, kamu bisa cek di sini ya. 

Itulah tadi beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk meraup banyak keuntungan di bulan ramadhan kali ini. Gimana, strategi apa aja yang sudah kamu lakukan? Coba tulis di bawah ya gimana hasilnya! Semoga berhasil!

Panduan & Tips Untung Pasang Iklan di Instagram Ads

Panduan & Tips Untung Pasang Iklan di Instagram Ads | Makaroni Bonju

Di masa pandemi seperti saat ini, kamu sebagai pelaku usaha harus memiliki strategi ampuh supaya tetap bisa eksis, salah satunya menggunakan Instagram untuk optimalisasi jualan produkmu. Mungkin kalau selama ini kamu kenal Instagram sebatas fitur feed, instastory atau hashtag, kamu harus tahu kalau Instagram punya fitur mengiklankan produkmu yang dikenal dengan IG Ads.

IG Ads nggak jauh beda sama FB Ads terutama kemudahan pembuatannya. Makanya rugi banget kalau kamu nggak nyobain fitur yang satu ini. Tapi nggak bisa asal-asalan lho ya! Kalau kamu belum pernah pasang IG Ads, coba simak tips berikut ya!

Rencanakan Strategi Anda

Panduan & Tips Untung Pasang Iklan di Instagram Ads | Makaroni Bonju

Salah satu hal yang penting untuk kamu lakukan sebelum pasang IG Ads adalah merencanakan strategi secara matang. Beberapa hal yang harus kamu pikirkan antara lain tujuan promosi, produk yang akan kamu iklankan dan target iklan. 

Utamakan Visual

Panduan & Tips Untung Pasang Iklan di Instagram Ads | Makaroni Bonju

Seperti yang sudah kita ketahui bersama kalau Instagram adalah sosial media yang mengutamakan sisi visual baik dalam bentuk foto maupun video. Visual yang menarik dan mencolok baik dari segi warna, typografi, maupun copywritingnya, bisa mempengaruhi calon konsumen untuk segera mengambil keputusan membeli produkmu.

Natural

Panduan & Tips Untung Pasang Iklan di Instagram Ads | Makaroni Bonju

Natural? Apa harus pake tanaman? Nggak dong! Natural di sini maksudnya adalah konten yang kamu buat nggak keliatan kalo ngiklan. Kenapa harus kontel yang natural? Supaya calon konsumen betah nonton iklanmu sampe akhir tanpa sadar kalo lagi nonton iklan. Jadi tugasmu untuk membuat iklan yang relate dan lebih story telling ke audiens. Kalo kamu kesulitan membuat konten yang bagus, boleh lho kamu modifikasi dari konten kompetitor dengan menggunakan ciri khas dari produkmu.

Pakai Hashtag

Panduan & Tips Untung Pasang Iklan di Instagram Ads | Makaroni Bonju

Jangan salah ya, hashtag adalah salah satu komponen penting dalam iklan. Kamu bisa mencantumkan hashtag dari campaign produkmu atau kategori produk. Dengan menggunakan hashtag yang tepat, iklan mu bisa menjangkau lebih jauh audiens dan iklanmu akan lebih menonjol dibandingkan iklan kompetitormu.

Libatkan Pelanggan

Panduan & Tips Untung Pasang Iklan di Instagram Ads | Makaroni Bonju

Kalau produkmu sudah punya penggemar atau konsumen loyal, boleh banget lho kamu libatkan dalam iklan produkmu. Gimana caranya? Nggak usah terlalu ribet, coba cari aja gambar atau video dari konsumen ketika menggunakan produkmu dan masukkan dalam list gambar untuk iklan. Menampilkan foto orang nyata di IG Ads akan memberi nuansa lebih otentik sehingga rasa percaya konsumen akan lebih meningkat.

Itulah beberapa panduan dan tips yang bisa langsung kamu praktekkan untuk memasang IG Ads. Jangan lupa tulis di kolom komentar hasil dari iklanmu ya! Semoga berhasil!

Kunci Rahasia Bisnis Bisa Bertahan dan Terhindar dari Krisis Ekonomi

Kunci Rahasia Bisnis Bisa Bertahan dan Terhindar dari Krisis Ekonomi | Makaroni Bonju

Virus Corona yang hampir menjangkiti seluruh penduduk bumi sejak akhir tahun 2019 kini sudah berkembang menjadi sebuah pandemi atau wabah yang mengguncang setiap sendi-sendi kehidupan manusia. Salah satunya ekonomi masyarakat yang akhirnya terbentuk sebuah pola konsumsi baru. Masyarakat menjadi lebih waspada dan lebih membatasi konsumsi. Sebut saja bisnis travel, restoran, perhotelan, properti, dan lain-lain. 

Nggak sedikit pebisnis yang mulai khawatir dan kelimpungan dalam menghadapi krisis ini. Sebuah PR besar bagi pebisnis untuk tetap bisa mempertahankan bisnisnya di tengah pandemi seperti saat ini. Tapi bukan berarti nggak ada jalan keluarnya, tetaplah semangat optimis menjalankan bisnis dan cobalah beberapa tips berikut ini.

Kencangkan Ikat Pinggang

Kunci Rahasia Bisnis Bisa Bertahan dan Terhindar dari Krisis Ekonomi | Makaroni Bonju

Tidak ada yang tau dan bisa memastikan kapan pandemi ini akan berakhir. Selama pandemi ini masih berjalan, maka kondisi perekonomian belum bisa kembali normal. Oleh karena itu sebagai pelaku bisnis, penting buatmu untuk memeriksa kondisi keuangan perusahaanmu. Jika kamu memiliki dana darurat untuk setidaknya 12 bulan ke depan, maka bisa dibilang bisnismu akan bertahan di masa krisis corona.

Namun, jika kamu tidak memiliki cash on hand yang cukup, inilah saatnya buatmu untuk lebih berhemat dan mulai menekan biaya operasional. Pertimbangkan juga untuk melakukan penghematan biaya promosi atau pemasaran dengan lebih mengoptimalkan sosial media secara organik. Jika memungkinkan, kamu juga bisa melakukan negosiasi dengan suplier untuk bisa menunda dan perpanjangan masa pembayaran.

Lakukan Inovasi

Kunci Rahasia Bisnis Bisa Bertahan dan Terhindar dari Krisis Ekonomi | Makaroni Bonju

Adanya pandemi COVID-19 ini menuntut para pelaku bisnis untuk bisa berfikir jangka panjang dan lebih kreatif jika menginginkan bisnisnya bisa bertahan. Gunakan strategi yang terbaik sehingga target tetap bisa tercapai. Lakukan juga inovasi baik dari segi produk, pelayanan ataupun strategi marketing. Dari sisi produk misalnya, kamu bisa mulai mencoba produk baru yang sedang tinggi permintaan di masa seperti saat ini seperti vitamin, obat herbal, masker, atau handsanitizer. 

 

Perkuat Tim

Kunci Rahasia Bisnis Bisa Bertahan dan Terhindar dari Krisis Ekonomi | Makaroni Bonju

Dalam menghadapi kondisi krisis wabah seperti saat ini, salah satu hal yang paling penting untuk dilakukan adalah memperkuat tim yang kamu miliki. Tanpa adanya tim yang solid, mustahil untuk bisa melewati krisis dengan sebuah kemenangan. Penting memberikan keyakinan pada tim untuk selalu semangat dan optimis bertahan di masa-masa sulit, sehingga seluruh tim bisa memberikan performa terbaik.

Itulah tadi beberapa kunci rahasia yang bisa kamu gunakan sebagai sebuah strategi untuk mempertahankan bisnis di tengah wabah Corona. Selalu semangat dan tetap optimis ya!

Sering Ditolak Pelanggan?? Yuk, Pelajari Ketakutan Pelanggan Ini!

Sering Ditolak Pelanggan?? Yuk, Pelajari Ketakutan Pelanggan Ini! | Makaroni Bonju

Hayooo ngaku deh, berapa kali kamu ditolak sama pelanggan ketika praktek direct selling? Puluhan? Ratusan? Ribuan? Hahahaha… Tenang, itu semua masih bisa dibilang sebuah kewajaran kok. Sebuah penolakan bisa jadi sebuah feedback positif kalo kamu ngaku jadi sales yang produktif. Kenapa? bisa jadi lho kamu menggunakan pendekatan yang kurang sesuai sama target customermu. Terus gimana dong? Nah, sebelum bahas tentang pendekatannya, ada baiknya kamu pelajari beberapa macam ketakutan yang sering dialami oleh pelanggan. Apa aja sih ketakutannya? Simak di artikel ini sampai habis ya!

Takut Ditipu

Sering Ditolak Pelanggan?? Yuk, Pelajari Ketakutan Pelanggan Ini! | Makaroni Bonju

Ketakutan paling umum yang sering terjadi dalam dunia jual beli online ya ini, takut ditipu. Wajar banget kan, calon customer yang belom pernah ketemu sama kita takut ditipu sama kita. Apalagi sekarang marak banget penipuan olshop. Udah transfer eh malah kena zonk. Boro-boro barang dikirim, yang ada malah kena block. Tapi itu semua nggak bakal kejadian kalo kamu bisa menumbuhkan rasa trust ke customermu. Gimana caranya? Bisa kamu kasih SK ijin usahamu, bukti kalo emang jualanmu ini resmi nggak abal-abal, kasih testimoni pelanggan, atau kalo masih belom tokcer, yaudah kirimin aja foto KTP mu!

Takut Kecewa dengan Produk

Sering Ditolak Pelanggan?? Yuk, Pelajari Ketakutan Pelanggan Ini! | Makaroni Bonju

Nah ini, gambar atau foto produknya buagus banget tapi eh tapi pas barang dateng nggak sesuai spesifikasi yang udah ditulis. Biasanya untuk mengatasi ketakutan ini, cobalah menjelaskan spesifikasi produk dengan menggunakan bahasa yang dipahami sama masyarakat awam. Nggak usah lah kamu pake bahasa yang terlalu keren atau bahasa latin misalnya yang akhirnya malah menimbulkan kebingungan customer. Selain itu bisa juga diantisipasi dengan menggunakan foto produk yang realpict, alias jangan asal comot foto di google yak!

Pengalaman Masa Lalu

Sering Ditolak Pelanggan?? Yuk, Pelajari Ketakutan Pelanggan Ini! | Makaroni Bonju

Pengalaman masa lalu emang sering kejaaaam. Mendadak jadi inget mantan yak, hahaha. Tapi dalam konteks jual beli online nih, pengalaman pasti menentukan sikap dari si customer apakah ia akan melanjutkan transaksi atau nggak. Makanya penting banget nih buat kamu sebagai penjual untuk ngasih kesan yang bagus sehingga customer bisa ngelupain pengalaman masa lalunya yang lumayan pahit tentang beli lewat online.

Takut Kata-Kata Berlebihan dari Sales

Sering Ditolak Pelanggan?? Yuk, Pelajari Ketakutan Pelanggan Ini! | Makaroni Bonju

Ngasih jurus-jurus rayuan sih boleh-boleh aja. Tapi kalo udah pake kata berlebihan yang lebih cenderung ke memanipulasi customer sih BIG NO NO! Customer cenderung curiga kalo kamu pake kata-kata yang berlebihan. Daripada menggunakan kalimat berlebihan, ada baiknya kamu kasih keunggulan produkmu. Bolehlah kamu bandingkan dengan produk serupa, tapi jangan sampe menjatuhkan produk lain juga. Intinya sih, yakinkan customer kalo emang produkmu itu bisa menyelesaikan masalah mereka.

Nah, itulah tadi beberapa ketakutan yang umumnya dialami oleh para calon customer. Kamu bisa mengatasi masing-masing ketakutan dengan cara yang udah dijelaskan tadi. Kalo masih belum berhasil, cobalah pendekatan lain yang mungkin lebih cocok dengan profil customermu. Semoga berhasil ya!

Page 1 of 1012345...10...Last »