Suka Jajan?? Ini 5 Ciri-Ciri Cemilan Berkualitas yang Wajib Kamu Tahu

Makaroni Bonju

Cemilan atau jajanan sekarang ini sudah menjadi salah satu bagian dari lifestyle masyarakat Indonesia. Terutama anak-anak pasti suka banget sama yang namanya cemilan. Walaupun banyak juga yang menganggap kalau cemilan itu nggak baik kalau banyak dikonsumsi. Selain karena bisa jadi penyebab berat badan naik secara drastis, tapi juga banyak yang menganggap cemilan berbahaya buat kesehatan.

Padahal jenis cemilan itu jenisnya banyak banget, tentunya ada dong cemilan yang berkualitas dan aman banget dikonsumsi. Nah, udah tau belum ciri-ciri cemilan yang aman?? Kalau kamu belum tau, simak artikel 5 ciri-ciri cemilan berkualitas yang wajib banget kamu tau.

Bahan Berkualitas

Makaroni Bonju

Hal yang pertama paling berpengaruh terhadap kualitas cemilan tentunya bahan bakunya. Bahan baku yang berkualitas akan menjadikan kualitas cemilan juga berkualitas. Beda cerita kalau bahan bakunya udah nggak berkualitas, nggak usah berharap cemilannya bakalan berkualitas bagus. Makanya sebelum kamu konsumsi cemilan kesukaan kamu, pastikan kalau bahan baku pembuatnya terjamin berkualitas. Salah satu hal yang bisa kamu lihat misalnya dari warna bumbunya. Kalau cemilan kamu jenis cemilan yang menggunakan bumbu tabur, maka pilihlah cemilan yang warna bumbu taburnya nggak nempel di tangan kamu. Kalau warna bumbunya nempel di jari tanganmu, maka kamu patut curiga jangan-jangan pewarna yang digunakan berasal dari pewarna pakaian. Hiii.. ngeri kan!!

Aroma

Makaroni Bonju

Selain harus nyari bahan pembuatannya yang beneran berkualitas, kamu juga harus memperhatikan masalah aroma dari cemilan favorit kamu. Cemilan yang berkualitas nggak akan mudah berubah aromanya. Biasanya untuk cemilan kering, aromanya akan bertahan kurang lebih 4-5 bulan. Oleh karena itu, perhatikan aroma dari cemilan yang akan kamu konsumsi, kalau belum ada 1 bulan sudah berubah aroma, maka bisa dipastikan kalau kualitas dari cemilan tersebut nggak bagus.

Higienitas

Makaroni Bonju

Higienitas atau kebersihan dari cemilan yang kamu makan juga penting banget untuk diperhatikan. Pastikan kalau cemilan kamu diproses dan dikemas dengan higienis. Cemilan yang diproses dan dikemas dengan nggak higienis bisa menyebabkan pencernaan kamu terganggu. Mulai dari cuma mules-mules sampai keracunan makanan yang bisa menyebabkan kematian, lho. Wadidaaaawww.. Ngeriiiii.

Terdaftar di BPOM

Makaroni Bonju

Nah, yang satu ini wajib banget kamu amati di bagian kemasan cemilan. Pastiin cemilan kamu benar-benar aman dengan terdaftar di BPOM/ DINKES PIRT dan memiliki tanggal kadaluwarsa yang biasanya tertulis pada kemasan. Kalau kamu nggak menemukan tanggal kadaluarsa, disarankan untuk nggak mengkonsumsi cemilan kamu. Kecuali kalau cemilan yang kamu makan adalah jajanan pasar yang biasanya sehari emang udah basi.

Sertifikat Halal MUI

Makaroni Bonju Bagi kamu yang muslim, jangan lupa juga buat ngecek sertifikat Halal MUI. Dengan adanya sertifikat Halal MUI kamu akan terhindar dari cemilan-cemilan yang Haram. Lebih baik kamu nyari suplier atau distributor cemilan yang udah jelas punya sertifikat Halal dari MUI.
Nah, itu tadi beberapa ciri-ciri cemilan yang berkualitas. Kalau kamu sampai saat ini masih belum menemukan cemilan yang masuk ke semua kriteria tersebut, nggak usah khawatir lagi karena sekarang udah ada Makaroni Bonju, cemilan premium yang terjamin kualitasnya. Nggak cuman itu aja, tapi cemilan ini juga punya banyak varian yang wajib kamu cobain. Enaknya lagi, kamu nggak perlu kemana-mana, karena kamu bisa order cuman lewat hape aja. Asyik kan!!

CARA BIAR JUALAN di INSTAGRAM LEBIH MUDAH

Di era serba eksis kayak sekarang, Instagram (IG) udah jadi salah satu media sosial andalan buat jualan online. Lewat IG, pembeli bisa dapat info dan foto  produk dengan gampang. Kalau mau tanya-tanya, juga bisa langsung lewat komentar. Kita sebagai penjual bisa berkomunikasi dengan pembeli secara cepat.

Eh, tau nggak sih kalau di IG ada fitur Highlight? Itu lho fitur yang bisa nyimpen dan ngelompokin story kita, lalu ditampilin di profil. Nah dengan fitur ini, penjual bisa lebih mudah berkomunikasi dengan para calon pembeli. Kok bisa gitu? Karena dengan fitur ini, penjual bisa masukin konten-konten yang bikin transaksi pembeli jadi lebih mudah. Jadi, pembeli cuma perlu liat story yang kita Highlight untuk tau hal-hal penting tentang jualan kita.

Apa aja sih yang bisa kita masukin di Highlight IG biar memudahkan calon pembeli?

  1. Cara Mudah untuk Order

Buat bagan cara order yang singkat tapi jelas. Kasih tanda panah yang agak fun gitu di bagan biar yang liat jadi ikutan fun buat order. Hehe….

2.Foto Resi Pengiriman

Foto resi berguna banget buat nunjukin kalau kita nggak bohong. Jualan kita nggak abal-abal dan pasti dikirim ke alamat pembeli.

3.Testimoni dari Customer

Ini juga penting banget buat bukti kalau jualan kita beneran dan customer puas dengan jualan kita. Biar lebih meyakinkan, testimoni bisa dalam bentuk foto atau video dari pembeli.

4.Promosi yang Sedang Berlangsung

Promo-promo kece nan menarik juga bisa kita masukin di Highlight biar calon pembeli lebih cepat mutusin buat beli. Ya secara, orang gampang tergiur sama promo. Haha….

5.Info-Info Penting yang Menambah Kepercayaan Pembeli

Info-info penting itu seperti izin usaha, sertifikat dari suatu lembaga, atau piagam kerja sama dengan suatu pihak. Kalau kita jualan makanan, tampilin foto izin Perusahaan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sertifikat halal dari MUI biar calon pembeli tambah yakin dengan jualan kita.

Nah, itu 5 hal yang bisa kita masukin di Highlight IG biar calon pembeli lebih mudah dalam bertransaksi. Daripada kelamaan, mending langsung dipraktikin aja. Hehe….. Atau kalau kamu punya info tambahan, bisa tambahin lewat kolom komentar. Semangat jualan….!!!

 

7 HAL INI BISA BIKIN RESELLER TAMBAH BETAH SAMA KAMU

 

 

 

 

 

 

Salah satu kunci berhasilnya penjualan agen adalah reseller. Buat seorang agen, menjaga reseller biar nggak kabur perlu usaha yang besar. Nggak gampang lho bikin reseller betah sama seorang agen. Tanpa komunikasi dan ikatan bagus, pasti susah ngejalinnya. Nah, kali ini Bonju mau kasih tips biar reseller tetap betah sama kita (agen) dan nggak kabur. Pssstt, tips ini udah bisa bikin seorang agen ngehabisin stok 500 pcs cuma dalam 2 minggu. Emejing nggak tuh?! Daripada lama, udah baca aja sampai selesai yaaa.

  1. Rutin Kasih Kabar

Nggak perlu tiap hari, 2-3 kali seminggu aja. Tanyain kabar, minimal say hello. Dari yang awalnya cuma tanya kabar, bisa juga dilanjutin berbagi info dan tips. Tanyain ada kendala apa dengan penjualan. Nah, jadinya sebagai agen, kita nggak terkesan cuma perlu uangnya aja. Hehe….

2. Support

Lewat tanya kabar, lanjutin dengan nawarin bantuan. Misal reseller perlu desain promosi, agen bisa kasih bantuan buat desainnya. Kece kan…. Nanti agen tinggal hubungi tim pusat buat bikin desainnya (tapi jangan mendadak). Bantu mereka juga jika ada kendala penjualan. Agen bisa tanyain ke tim pusat, pasti dikasih solusi.

3.Buat Grup

Buat grup reseller, agar bisa lebih enak tuh komunikasinya. Grup bisa dimanfaatin buat bagi-bagi tips-trik, info, juga materi promosi. Manfaatin grup dengan efektif.

4. Buat Kompetisi

Kalau udah bisa kelola reseller dengan ciamik, bangkitin semangat reseller lewat kompetisi. Bisa dengan best reseller (penjualan terbanyak), kasih target penjualan tiap bulan, atau sistem poin. Misal per minggu ditarget penjualan 10 pcs, berapa tuh hasilnya kalau punya 20 reseller?! Atau kasih poin 1 untuk penjualan 5 pcs. Setelah 10 poin, bisa ditukerin sama free pcs atau merchandise

5. Reward

Kasih reward yang menggiurkan lewat kompetisi seperti di atas. Tapi sesuaikan dengan kemampuan ya….

6. Buat Rekap Harian dan Bulanan

Dengan bikin rekap harian dan bulanan, agen bisa tau reseller mana yang penjualannya baik. Kalau ada yang kurang, bisa dikasih tips dari reseller yang penjualannya baik.

7. Gathering atau Kopdar

Kumpul-kumpul sesekali. Nggak perlu mewah, sederhana aja, kayak ketemuan di Car Free Day. Ngobrol-ngobrol biar lebih akrab sama para reseller.

 

Dengan tips di atas, agen bisa punya ikatan lebih kuat dengan para reseller. Reseller adalah aset berharga buat agen yang harus dirawat dan kelola. Jangan cuma nyuruh beli terus ditinggalin ya. Hehe….

 

 

 

 

 

JANGAN BIARKAN UANG THR-MU LENYAP!

Hai hai, berhubung Lebaran udah deket, Bonju mau kasih tips nih gimana cara atur porsi THR buat Lebaran. Tips biar THRmu nggak lenyap tiba-tiba tanpa bisa dilacak. Caranya, bagi porsi THRmu selama Lebaran menjadi 4 bagian:

1.KEPERLUAN MUDIKBagian ini paling penting untuk disiapin. Biaya perjalanan (tiket/ongkos) dan hal-hal yang berhubungan dengan perjalanan, kayak camilan, minuman, dan biaya jalan tol, masuk dalam bagian ini. Kalau pakai kendaraan pribadi, biaya servis kendaraan juga harus disiapin. Bisalah kalau 35% THR untuk bagian ini.

2. BELANJA
Oleh-oleh jadi hal wajib untuk dibawa saat Lebaran. Jadi, harus siap biaya yang nggak kalah besar. Ditambah kalau kamu mau beli baju baru dan bahan-bahan buat masak besar, harus pintar-pintar hitungnya. Siapin 25% untuk bagian ini.

3. SEDEKAH
Yang nggak boleh dilupain, bagian untuk sedekah. Selain untuk zakat fitrah, sedekah yang lain tak salah untuk dikeluarkan, kayak berbagi sembako atau ngasih amplop ke saudara-saudara. Hehe…. Sekitar 20% bisa kamu anggarkan untuk ini.

4. INVESTASI
Yang terakhir, investasi. Uangmu jangan dihabiskan semua untuk Lebaran. Sisihkan sebagian untuk coba diinvestasikan. Cara yang paling sederhana adalah dengan menggunakannya sebagai modal usaha, misal jualan camilan kekinian yang banyak dicari orang. Apalagi pas momen Lebaran dan syawalan, pasti banyak yang minat. Sisa 20% dari THRmu bisa untuk bagian ini.

4 Keuntungan Datang Bukber yang Bisa Bikin Bisnismu Melejit

 

 

 

 

 

Wah, nggak kerasa udah sampai di tengah bulan Ramadhan ya. Udah ada berapa undangan bukber (buka bersama) yang dateng? Hehe…. Bukber sama temen kerja, temen kuliah, temen sekolah, juga temen yang baru sekali ketemu. Atau mungkin ada yang dapet undangan bukber sama temen playgroup atau TK? Haha…..

Kata orang, dateng bukber kayak gitu kadang bikin deg-degan. Banyak hal yang bisa terjadi. Dari ketemu sama mantan, ditanyain “kok masih jomblo?”, sampai canggung mau ngobrol apa (udah lama nggak ketemu sih). Tapi kalau kamu punya bisnis/usaha, bukber adalah kesempatan emas untuk bikin bisnismu berkembang. Lho emang apa hubungannya? Baca 4 keuntungan dateng bukber ini sampai selesai.

  1. Target Udah Berkumpul

Nggak kayak jualan di media sosial atau bazar, target yang bisa ditawari di acara bukber udah ngumpul. Kalau di medsos atau bazar, kita musti banyak promosi atau teriak-teriak. Tapi kalau di bukber, cukup tunjukin barang (kalau bisa dibawa) atau katalog (foto) sambil ngobrol biasa. Selipin promo terselubung pas ngobrol. Nah, orang lain yang liat juga bakal penasaran sama apa yang kamu jual. Tapi inget, jangan ganggu acara ya. Hehe….

  1. Tahu Cara Komunikasi

Karena yang dateng bukber temen kita sendiri, pasti kita udah biasa ngobrol sama mereka. Pastinya kita tau cara komunikasi sama mereka. Entah secara serius, sambil bercanda, atau pemaksaan halus. Kita nggak perlu jadi orang lain untuk promosi. Jadi diri sendiri, dengan caramu sendiri, dan ikuti alur obrolan. Siip….

  1. Promosi Mulut ke Mulut

Misal pas bukber nggak ada yang tertarik beli, nggak masalah. Asal barang dan cara promosimu menarik, pasti kamu bakal diinget. Nah, setelah mereka pulang dan ada yang tanya “eh, aku mau beli ini nih, di mana ya tempatnya?, temenmu pasti bakal rekomendasiin jualanmu (kalau yang mau dibeli emang barang yang kamu jual ya, hehe….). Jadi, buatlah promosi semenarik mungkin saat bukber biar diinget. Tapi sekali lagi, jangan sampai ganggu acara.

  1. Dapet Temen Bisnis

Nah ini nih yang paling penting. Bisa jadi temenmu tertarik dengan bisnismu dan mau gabung. Entah nambahin modal (investasi), jadi reseller, atau sekadar promosi gratis. Atau yang lebih penting adalah kalau ada temenmu yang udah sukses dalam bisnis. Kita bisa tanya tips dan trik ngembangin bisnis ke dia. Sesama temen biasanya nggak perlu ada biaya konsultasi. Haha….

 

Itu dia 4 keuntungan dateng bukber yang bisa bikin bisnismu melejit. Jadi, jangan ragu lagi ya kalau dapet undangan bukber. Langsung berangkat! Gaspol biar bisnismu melejit. Eitss, tapi jangan sampai ganggu acara bukbernya ya. Hahaha….

Nikmatnya Jualan


Banyak pengalaman luar biasa yang pernah Bonju denger dan baca, bahkan Bonju saksiin langsung. Pengalaman tentang misteriusnya rezeki dan nikmatnya perjuangan, seperti cerita yang mau Bonju ceritain ini. Pengalaman ini adalah cerita nyata yang dialami salah satu agen dari Surabaya, yaitu Kak Lidya.
Kak Lidya udah jadi agen sejak tahun 2014. Awal mula kenal Makaroni Bonju itu karena penasaran setelah dikasih tau oleh masnya. Karena tak tahan dengan rasa penasaran, Kak Lidya mutusin buat coba beli ke agen terdekat, yaitu agen Sidoarjo. First impression yang dirasain “snack ini lain dari yang lain”. Nggak mau Makaroni Bonju cuma dinikmatin sendiri, Kak Lidya coba-coba buat promo. Alhamdulillah, kali pertama jualan bisa laku 35 pcs.
Waktu terus berlalu. Dengan hasil jualan yang semakin bagus dan support dari masnya (sekarang jadi agen Balikpapan), Kak Lidya mantap untuk beralih menjadi agen. Sampai sekarang, banyak hal yang udah Kak Lidya rasain selama jadi agen Makaroni Bonju. Mulai dari CODan tapi di tengah jalan malah dibatalin, sampai konsumen yang nggak transfer padahal barang sudah dikirim. Pengalaman yang bikin deg-degan juga pernah dialamin lho. Waktu buru-buru nganterin pesanan ke bandara (penerbangan pagi), Kak Lidya nggak bawa dompet dan STNK. Pas ada pemeriksaan cuma bisa pasrah. Nggak sengaja Kak LIdya nemu 2 bungkus Makaroni Bonju di joknya, dikasih deh ke petugasnya. Eh diterima, dan nggak nyangkanya malah jadi reseller. Hahaha…..
Selain pengalaman yang bisa dibilang nggak mengenakkan itu, ada juga pengalaman bahagia. Kak Lidya pernah diterima bekerja sebagai marketing umroh karena pas wawancara cerita tentang pengalamannya jualan Makaroni Bonju. Wuih, dari marketing camilan bisa jadi marketing umroh…..
Hasil penjualan yang didapat selama jualan Makaroni Bonju sangatlah “gila”. Keuntungan yang didapat banyak banget. Nggak cuma berwujud uang lho, tapi juga berwujud manusia. Lho, maksudnya? Kak Lidya jadi kenal banyak orang. Dari teman lama yang ketemu lagi, sampai teman baru yang bikin silaturrahim jadi makin luas. Banyak karakter yang Kak Lidya temui, dari yang super baik sampai yang jutek gas pol. Tapi ya namanya jualan, hal-hal kayak gitu malah bikin mental terasah biar bisa kasih pelayanan yang lebih baik.
Pernah juga lho Kak Lidya komplain karena di daerahnya muncul agen baru. Padahal Kak Lidya yang buka pasar, tapi agen baru yang tinggal nikmatin. Tapi Kak Lidya percaya kalau rezeki itu nggak akan tertutup cuma karena munculnya agen baru. Tetap berusaha, kerja keras, dan jangan lupa berdoa. Dan nyatanya, malah penjualan Kak Lidya meningkat drastis. Beberapa kali Kak Lidya juga jadi agen terbaik dan dapat reward menggiurkan lho…..
Gimana menurutmu? Hasil nggak bakal mengkhianati kerja keras kita. Yang harus dilakuin adalah terus berusaha dan jangan lupa berdoa. Kayak Kak Lidya, yang bisa nikmatin jualan dengan banyak cerita yang seru.

Lihat Air Matanya…

Sering kita dengar berita tentang orang sukses. Mungkin malah udah terlalu sering. Mulai dari anak muda yang sukses juara olimpiade sains, ibu rumah tangga yang sukses berwirausaha, sampai kakek usia senja yang sukses dapat penghargaan Nobel.

Pas dengar berita tentang kesuksesan, nggak sadar kita akan tertarik dan fokus sama apa yang mereka dapat. Lalu nggak sadar juga, kita jadi bilang “Wah, enak ya sukses kayak mereka”. Dan pada akhirnya, kita tetap fokus sama apa yang mereka udah dapat.

Sukses itu bukan jalan singkat, bukan juga hadiah ajaib yang jatuh dari langit cuma lewat doa. Sukses itu diusahakan, dijalani sepenuh hati. Kalau kita cuma tertarik sama apa yang orang sukses dapat, kita bakalan nggak tau gimana cara mereka sukses. Kita cuma berharap sukses tanpa tau pengorbanan yang harusnya dilakuin.

Banyak orang sukses yang mulai semuanya dari 0, bahkan dari minus. Mereka berusaha merangkak, lalu pelan-pelan lari. Ada jatuh-bangun yang harus dilalui, bukan semata-mata usaha dikit lalu sukses. Ada air mata yang harus mereka keluarin dalam usahanya, bukan hanya berdoa sebelum tidur lalu bangun pagi jadi orang sukses.

Tertariklah sama air mata yang dikeluarin orang sukses. Itu bakalan bikin kita ngerti betapa kerasnya usaha biar jadi orang sukses. Kalau kita hanya fokus sama hasil, pas hasilnya nggak didapat, kita pasti kecewa dan down banget. Itu bukan karena kita nggak mampu, tapi karena kita nggak tau caranya jadi orang sukses. Kita hanya fokus sama enaknya aja.

Mulai sekarang pas dengar berita tentang orang sukses, cari tau seberapa sering dia nangis saat gagal, karena itu bisa bikin hati kita bilang “Dia kuat dan bisa sukses, aku juga pasti bisa!”.

Page 3 of 612345...Last »